3 Tips Membuat Call-to-Action yang Bisa Meningkatkan Instagram Analytics

Call-to-action atau CTA adalah elemen penting dalam sebuah konten, baik yang diunggah di website maupun Instagram. Fungsi lebih dari sekadar penutup, tapi juga mempengaruhi audiens untuk beraksi setelah menikmati konten, mulai dari menggunakan produk atau jasa yang Anda tawarkan hingga mem-follow akun bisnis Anda. Secara tidak langsung, call-to-action yang efektif juga akan mempengaruhi Instagram Analytics.

 

To the Point

Syarat utama dalam membuat call-to-action adalah singkat dan to the point. Sosial media memiliki space yang terbatas, maka Anda harus lebih cermat dalam menggunakannya untuk menyampaikan informasi kepada audiens. Selain to the point, hindari penggunaan kata kerja yang ambigu agar call-to-action yang Anda buat lebih efektif.

 

Letakkan CTA di Seluruh Konten

Mempengaruhi audiens untuk membuat aksi tidak cukup hanya sekali. Anda perlu meletakkan CTA di setiap konten yang Anda unggah ke Instagram. Meski begitu, ciptakan perbedaan CTA pada konten satu dan lainnya. Call-to-action ini juga harus relevan dengan isi konten Anda agar audiens lebih tertarik untuk mencari informasi terkait produk atau jasa yang sedang Anda tawarkan.

 

Lakukan Evaluasi Konten untuk Mengetahui Efektivitas CTA

Tidak semua CTA berhasil menarik minat audiens. Beberapa konten yang dilengkapi dengan CTA juga bisa gagal. Oleh karenanya, lakukan evaluasi dengan menggunakan Instagram analytics dari Matamaya yang membantu meningkatkan performa sosial media Anda. 

Leave a Reply

Your email address will not be published.